Oleh Oleh Khas Jogja: Panduan Lengkap untuk Wisatawan

Yogyakarta, atau sering disebut Jogja, bukan hanya sekadar kota pariwisata dengan keindahan alam dan budayanya yang memukau. Jogja juga adalah surganya para pemburu oleh-oleh. Setiap sudut kota ini menawarkan berbagai macam buah tangan yang unik dan khas, mulai dari kuliner legendaris hingga kerajinan tangan yang artistik.

Membawa pulang oleh-oleh khas Jogja adalah bagian tak terpisahkan dari pengalaman berwisata. Ini bukan hanya tentang membeli barang, melainkan juga tentang membawa pulang sepotong kenangan manis dari kota istimewa ini untuk keluarga, teman, atau bahkan diri sendiri. Namun, dengan begitu banyaknya pilihan, kadang sulit menentukan mana yang paling pas.

Jangan khawatir! Artikel ini akan menjadi panduan lengkap Anda untuk menemukan dan memilih oleh-oleh khas Jogja terbaik. Kami akan mengulas berbagai pilihan, memberikan rekomendasi, dan tips praktis agar Anda tidak salah pilih dan bisa membawa pulang buah tangan yang paling berkesan.

Bakpia Pathok: Si Manis Legendaris dari Jogja

Sejarah dan Keunikan Bakpia

Bakpia Pathok adalah salah satu oleh-oleh khas Jogja yang paling ikonik dan wajib dibawa pulang. Kudapan manis ini memiliki sejarah panjang yang berakar dari akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa. Awalnya, bakpia dibawa oleh imigran Tionghoa, namun kemudian diadaptasi dengan cita rasa lokal dan berkembang pesat di daerah Pathok, Yogyakarta, sehingga melekatlah nama “Bakpia Pathok”.

Keunikan bakpia terletak pada teksturnya yang lembut di dalam namun renyah di luar, dengan isian kacang hijau yang manis dan gurih. Proses pembuatannya yang masih banyak dilakukan secara tradisional menjadi daya tarik tersendiri, menjamin cita rasa otentik yang telah diwariskan turun-temurun.

Varian Rasa dan Rekomendasi Toko

Seiring waktu, bakpia tidak hanya hadir dengan isian kacang hijau. Kini, Anda bisa menemukan berbagai varian rasa seperti cokelat, keju, kumbu hitam, ubi ungu, hingga green tea. Variasi ini membuat bakpia semakin diminati dan cocok untuk semua selera.

Beberapa toko bakpia yang sangat direkomendasikan dan terkenal kualitasnya antara lain Bakpia Pathok 25, Bakpia Pathok 75, dan Bakpia Kurnia Sari. Masing-masing memiliki ciri khas rasa dan tekstur tersendiri, jadi jangan ragu untuk mencoba beberapa merek sebelum memutuskan mana yang paling Anda sukai.

Tips Memilih Bakpia Terbaik

Untuk mendapatkan bakpia terbaik, perhatikan beberapa hal. Pertama, periksa tanggal produksi dan kedaluwarsa. Bakpia umumnya memiliki masa simpan yang tidak terlalu lama, sekitar 4-7 hari untuk varian original. Kedua, pilih toko yang ramai dan memiliki reputasi baik, karena ini biasanya menandakan kesegaran produk dan kualitas yang terjamin. Ketiga, jangan sungkan untuk meminta sampel jika tersedia, agar Anda bisa mencicipi rasanya sebelum membeli dalam jumlah banyak.

Membeli langsung di pabrik atau toko pusatnya di daerah Pathok akan memberikan pengalaman yang lebih otentik dan seringkali harga yang lebih baik. Pastikan juga kemasan bakpia tertutup rapat untuk menjaga kualitasnya selama perjalanan pulang.

Baca Juga: Alamat Sate Bale Langit Sentolo & Info Lengkap

Gudeg Kalengan: Praktis dan Tahan Lama

Mengapa Gudeg Kalengan Pilihan Tepat?

Gudeg adalah makanan khas Jogja yang paling terkenal, namun gudeg basah memiliki masa simpan yang sangat pendek. Inilah mengapa gudeg kalengan menjadi solusi brilian sebagai oleh-oleh khas Jogja yang praktis dan tahan lama. Dengan kemasan kaleng, gudeg bisa bertahan berbulan-bulan tanpa mengurangi cita rasa otentiknya, memungkinkan Anda menikmati kelezatan gudeg Jogja kapan saja di rumah.

Selain daya tahannya, gudeg kalengan juga sangat mudah dibawa bepergian, tidak perlu khawatir tumpah atau basi. Ini adalah pilihan ideal bagi Anda yang ingin berbagi cita rasa Jogja yang autentik dengan kerabat di luar kota atau bahkan luar negeri.

Cara Memilih Gudeg Kalengan Berkualitas

Tidak semua gudeg kalengan memiliki kualitas yang sama. Untuk memilih yang terbaik, perhatikan merek yang sudah teruji dan memiliki ulasan positif. Beberapa merek populer antara lain Gudeg Kaleng Bu Tjitro dan Gudeg Kaleng Yu Djum. Pastikan juga kaleng tidak penyok atau bocor, dan periksa tanggal kedaluwarsa.

Beberapa produsen menawarkan gudeg kalengan dengan varian rasa pedas atau original. Pertimbangkan selera penerima oleh-oleh Anda saat memilih varian rasa. Kualitas nangka muda, bumbu, dan santan yang digunakan akan sangat mempengaruhi rasa akhir gudeg, jadi pilihlah dari produsen terpercaya.

Penyajian dan Ketahanan

Penyajian gudeg kalengan sangat mudah. Cukup panaskan sebentar di atas kompor atau microwave, dan gudeg siap disantap. Rasanya akan tetap lezat seperti gudeg segar yang baru dimasak. Untuk menjaga kualitas, simpan gudeg kalengan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung.

Masa simpan gudeg kalengan bisa mencapai 1-2 tahun, menjadikannya pilihan oleh-oleh khas Jogja yang sangat fleksibel. Ini juga cocok untuk stok di rumah saat Anda merindukan suasana Jogja.

Baca Juga: Review Sate Bale Langit Sentolo: Kelezatan Kuliner Khas

Yangko: Mochi Khas Jogja yang Kenyal

Cita Rasa dan Tekstur Yangko

Jika Anda mencari oleh-oleh khas Jogja yang unik dan berbeda, Yangko adalah pilihan yang tepat. Kudapan ini sering disebut sebagai mochi khas Jogja karena teksturnya yang kenyal dan terbuat dari tepung ketan. Yangko memiliki cita rasa manis dengan isian kacang cincang yang memberikan sensasi gurih dan renyah di setiap gigitannya.

Meski sekilas mirip mochi, Yangko memiliki karakterisitiknya sendiri, terutama dari segi bentuk yang biasanya persegi kecil dan taburan tepung di luarnya yang mencegah lengket. Ini adalah camilan yang sempurna untuk dinikmati bersama teh atau kopi.

Varian Rasa dan Kemasan Menarik

Dulu, Yangko hanya dikenal dengan isian kacang. Namun, kini Yangko telah berinovasi dengan berbagai varian rasa seperti cokelat, stroberi, pandan, dan bahkan durian. Varian-varian ini menambah daya tarik Yangko sebagai oleh-oleh modern tanpa meninggalkan esensi tradisionalnya.

Yangko juga sering dikemas dalam kotak-kotak cantik yang cocok sebagai buah tangan. Kemasan yang menarik tidak hanya melindungi produk tetapi juga menambah nilai estetika sebagai hadiah. Pilih kemasan yang rapat agar Yangko tetap lembut dan tidak mengering.

Tempat Membeli Yangko Otentik

Untuk mendapatkan Yangko otentik dan berkualitas, Anda bisa mengunjungi toko-toko oleh-oleh besar di Jogja atau langsung ke sentra produksi. Salah satu merek Yangko yang terkenal adalah Yangko Pak Mardi. Pastikan untuk membeli Yangko yang masih segar agar teksturnya tetap kenyal dan rasanya optimal.

Yangko memiliki masa simpan yang relatif singkat, sekitar 3-5 hari, jadi pastikan Anda membelinya menjelang pulang atau saat akan diberikan kepada penerima. Simpan di tempat sejuk dan kering, hindari paparan sinar matahari langsung.

Baca Juga: Jam Buka Sate Bale Langit Sentolo: Panduan Lengkap & Lokasi

Geplak: Manisan Kelapa yang Menggoda

Keunikan Geplak dan Bahan Dasarnya

Geplak adalah oleh-oleh khas Jogja yang tak kalah legendaris. Kudapan manis ini terbuat dari parutan kelapa muda, gula, dan pewarna makanan alami, yang kemudian diolah hingga mengental dan dibentuk bulat-bulat. Keunikan Geplak terletak pada teksturnya yang sedikit kasar namun lembut saat dikunyah, dengan aroma kelapa yang sangat kuat dan menggoda.

Geplak bukan hanya sekadar camilan, melainkan juga bagian dari warisan kuliner Jogja yang kaya. Rasanya yang manis legit dan gurih dari kelapa menjadikannya favorit banyak orang, baik wisatawan maupun penduduk lokal.

Berbagai Warna dan Rasa Geplak

Salah satu ciri khas Geplak adalah warnanya yang bervariasi dan cerah, seperti merah muda, hijau, putih, atau cokelat. Warna-warna ini tidak hanya mempercantik tampilan tetapi juga seringkali menandakan varian rasa tertentu, meskipun rasa kelapa manis tetap menjadi dominan. Ada juga Geplak dengan tambahan buah-buahan atau rempah untuk memberikan sentuhan rasa yang lebih kompleks.

Masing-masing warna Geplak memiliki daya tariknya sendiri, menjadikannya oleh-oleh yang visualnya menarik. Anda bisa membeli Geplak dalam kemasan campur warna untuk mendapatkan pengalaman rasa yang lebih beragam.

Memilih Geplak untuk Oleh-Oleh

Saat memilih Geplak, perhatikan kekenyalannya. Geplak yang baik tidak terlalu keras maupun terlalu lembek. Pilih Geplak dari toko yang terpercaya dan memiliki perputaran barang yang cepat untuk menjamin kesegarannya. Seperti oleh-oleh tradisional lainnya, Geplak memiliki masa simpan yang terbatas, biasanya sekitar 5-7 hari.

Pastikan Geplak dikemas dengan baik agar tidak mudah hancur dan tetap higienis selama perjalanan. Geplak sangat cocok dinikmati sebagai teman minum teh sore atau sebagai camilan penambah energi.

Baca Juga: Harga Sate Bale Langit Sentolo & Info Lengkap Terbaru

Cokelat Monggo: Sentuhan Modern Khas Jogja

Kisah di Balik Cokelat Monggo

Bagi pecinta cokelat, Cokelat Monggo adalah oleh-oleh khas Jogja yang wajib dicoba. Berbeda dengan oleh-oleh tradisional lainnya, Cokelat Monggo merupakan produk cokelat premium yang didirikan oleh seorang ekspatriat Belgia di Jogja. Dengan menggunakan biji kakao lokal pilihan dari Jawa, Bali, dan Sumatera, Cokelat Monggo berhasil menciptakan produk cokelat berkualitas tinggi dengan sentuhan cita rasa Indonesia.

Setiap batangan Cokelat Monggo tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki cerita di baliknya, mengangkat kekayaan alam dan budaya Indonesia. Ini adalah perpaduan sempurna antara keahlian cokelat Belgia dengan bahan baku lokal yang berkualitas.

Pilihan Rasa Unik dan Kemasan Elegan

Cokelat Monggo menawarkan beragam varian rasa yang unik dan menggoda, mulai dari Dark Chocolate (70% atau 80% kakao), Milk Chocolate, hingga varian dengan tambahan rempah lokal seperti jahe, cabai, atau bahkan rendang. Ada juga rasa buah-buahan seperti stroberi atau mangga. Kemasannya yang elegan dan artistik, seringkali dihiasi motif batik atau ilustrasi khas Jogja, menjadikannya oleh-oleh yang sangat berkelas.

Variasi rasa yang inovatif ini membuat Cokelat Monggo menjadi oleh-oleh yang cocok untuk berbagai kalangan, dari anak-anak hingga dewasa. Anda bisa memilih sesuai preferensi rasa atau mencoba varian unik yang tidak akan Anda temukan di tempat lain.

Dimana Mendapatkan Cokelat Monggo

Anda bisa menemukan Cokelat Monggo di berbagai toko oleh-oleh premium di Jogja, supermarket besar, atau langsung di pabrik dan toko resminya di Kotagede. Mengunjungi pabriknya juga bisa memberikan pengalaman menarik, di mana Anda bisa melihat proses pembuatan dan mencicipi berbagai varian.

Cokelat Monggo memiliki masa simpan yang cukup lama, menjadikannya oleh-oleh yang praktis untuk dibawa bepergian jauh. Pastikan untuk menyimpannya di tempat sejuk agar tidak meleleh, terutama jika cuaca sedang panas.

Baca Juga: Tempat Makan Enak di Jogja: Kuliner Legendaris & Hits

Kerajinan Batik: Warisan Budaya Tak Lekang Waktu

Jenis-jenis Batik dan Maknanya

Selain kuliner, oleh-oleh khas Jogja yang tak boleh terlewatkan adalah kerajinan batik. Batik adalah warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO, dan Jogja adalah salah satu pusat batik terbaik. Ada berbagai jenis batik, mulai dari batik tulis, batik cap, hingga batik print. Setiap motif batik memiliki makna filosofisnya sendiri, menceritakan kisah, harapan, atau nilai-nilai luhur.

Misalnya, motif Parang Rusak melambangkan semangat pantang menyerah, sementara motif Kawung melambangkan kesempurnaan dan kesucian. Memahami makna di balik motif akan menambah nilai pada batik yang Anda beli.

Produk Batik untuk Oleh-Oleh

Produk batik untuk oleh-oleh sangat beragam. Anda bisa memilih kain batik dalam berbagai ukuran, baju batik siap pakai untuk pria dan wanita, hingga aksesoris seperti syal, tas, dompet, atau sandal batik. Bahkan ada juga kerajinan rumah tangga seperti taplak meja atau sarung bantal dengan motif batik yang indah.

Pilihan produk batik ini memungkinkan Anda untuk membawa pulang tidak hanya selembar kain, tetapi juga bagian dari seni dan budaya Jogja yang bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari atau sebagai hiasan rumah.

Tips Memilih Batik Asli

Untuk memastikan Anda mendapatkan batik asli dan berkualitas, perhatikan beberapa hal. Batik tulis biasanya memiliki motif yang tidak terlalu simetris sempurna dan kedua sisi kain memiliki warna yang sama kuat. Batik cap memiliki pengulangan motif yang lebih rapi. Hindari batik print jika Anda mencari yang tradisional, karena harganya lebih murah dan prosesnya berbeda.

Kunjungi sentra batik seperti di Kampung Batik Giriloyo atau toko-toko batik terkemuka di Malioboro atau Pasar Beringharjo. Jangan ragu untuk bertanya kepada penjual tentang jenis batik dan proses pembuatannya. Ini juga bisa menjadi kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang seni batik.

Baca Juga: Open Trip Jogja: Petualangan Seru & Praktis di Yogyakarta

Miniatur Andong dan Becak: Kenangan Klasik Jogja

Pesona Miniatur Sebagai Suvenir

Andong dan becak adalah ikon transportasi tradisional Jogja yang menambah pesona kota ini. Untuk membawa pulang kenangan klasik tersebut, miniatur andong dan becak adalah oleh-oleh khas Jogja yang sangat populer. Miniatur ini dibuat dengan detail yang cermat, mereplikasi bentuk asli andong dan becak dengan indah, menjadikannya hiasan yang menawan di rumah atau kantor Anda.

Suvenir ini tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga sebagai pengingat akan pengalaman Anda menjelajahi jalanan Jogja dengan transportasi yang unik dan bersejarah.

Variasi dan Ukuran Miniatur

Miniatur andong dan becak tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari yang kecil dan ringkas hingga yang berukuran sedang untuk dipajang di lemari. Bahan yang digunakan juga beragam, ada yang terbuat dari kayu, logam, bahkan kombinasi keduanya. Beberapa miniatur dilengkapi dengan hiasan tambahan seperti payung atau keranjang kecil, menambah kesan autentik.

Anda bisa memilih ukuran dan bahan sesuai dengan selera dan tempat di mana Anda akan memajangnya. Miniatur ini juga bisa menjadi hadiah yang bagus untuk kolektor atau siapa saja yang menghargai kerajinan tangan.

Tempat Berburu Miniatur Unik

Anda bisa menemukan miniatur andong dan becak di sepanjang Jalan Malioboro, Pasar Beringharjo, atau toko-toko kerajinan di sekitar Keraton. Pedagang kaki lima di Malioboro seringkali menawarkan harga yang bervariasi, jadi jangan sungkan untuk menawar. Pilihlah miniatur yang rapi pengerjaannya dan tidak ada bagian yang patah atau rusak.

Membeli dari pengrajin langsung mungkin juga menjadi pilihan, memberikan Anda kesempatan untuk melihat proses pembuatannya dan mendapatkan cerita di balik setiap karya.

Baca Juga: Sewa Jeep Jogja: Petualangan Seru di Merapi & Wisata Lainnya

Gerabah Kasongan: Seni Tanah Liat yang Memukau

Keindahan dan Kualitas Gerabah Kasongan

Desa Kasongan, yang terletak di Bantul, Yogyakarta, dikenal sebagai sentra kerajinan gerabah. Gerabah Kasongan adalah oleh-oleh khas Jogja yang menampilkan keindahan seni tanah liat. Berbagai macam produk dihasilkan di sini, mulai dari vas bunga, patung, pot tanaman, hingga peralatan dapur dan hiasan dinding. Kualitas gerabah Kasongan sangat baik, dengan finishing yang halus dan desain yang artistik.

Setiap produk gerabah Kasongan memiliki sentuhan personal dari pengrajinnya, menjadikannya unik dan berkarakter. Ini adalah pilihan yang sempurna untuk Anda yang mencari oleh-oleh fungsional sekaligus artistik.

Pilihan Produk Gerabah

Pilihan produk gerabah sangat beragam, cocok untuk berbagai kebutuhan dan selera. Anda bisa menemukan patung-patung dengan berbagai bentuk, mulai dari figur manusia, hewan, hingga bentuk abstrak. Ada juga peralatan rumah tangga seperti piring, mangkuk, atau teko yang terbuat dari gerabah, memberikan nuansa tradisional pada dapur Anda.

Jangan lupakan juga pot tanaman dengan berbagai ukuran dan motif yang akan mempercantik taman Anda. Anda bisa menghabiskan waktu berjam-jam menjelajahi berbagai galeri dan toko di Kasongan untuk menemukan item yang paling sesuai.

Merawat Gerabah Agar Tahan Lama

Gerabah, meskipun kuat, tetap memerlukan perawatan agar tahan lama. Hindari benturan keras yang bisa menyebabkan retak atau pecah. Untuk membersihkan, gunakan kain lembut dan air sabun, lalu keringkan dengan sempurna. Jika gerabah digunakan untuk tanaman, pastikan ada lubang drainase yang baik.

Membawa gerabah sebagai oleh-oleh memerlukan perhatian khusus dalam pengemasan. Pastikan gerabah dibungkus dengan bubble wrap atau koran tebal untuk melindunginya dari guncangan selama perjalanan.

Baca Juga: Harga Jeep Merapi Jogja Terbaru & Paket Wisata Seru

Oleh-Oleh Lainnya yang Tak Kalah Menarik

Thiwul Instan dan Gatot

Selain oleh-oleh di atas, Jogja juga punya thiwul instan dan gatot. Keduanya adalah makanan tradisional berbahan dasar singkong yang dulunya menjadi makanan pokok. Thiwul instan hadir dalam bentuk kering yang mudah diseduh, sementara gatot adalah olahan singkong yang difermentasi. Keduanya menawarkan cita rasa unik yang manis dan gurih, mengingatkan pada kesederhanaan pedesaan.

Ini adalah pilihan yang bagus untuk Anda yang ingin mencoba sesuatu yang benar-benar berbeda dan otentik dari Jogja, serta mudah disiapkan di rumah.

Wedang Uwuh dan Kopi Joss

Untuk pecinta minuman, Wedang Uwuh dan Kopi Joss adalah oleh-oleh khas Jogja yang patut dipertimbangkan. Wedang Uwuh adalah minuman rempah tradisional yang berkhasiat menghangatkan badan, terbuat dari campuran daun, akar, dan kayu. Sementara Kopi Joss adalah kopi arang yang unik, di mana segumpal arang panas dicelupkan ke dalam kopi, memberikan aroma dan rasa yang khas.

Kedua minuman ini tidak hanya menawarkan pengalaman rasa yang berbeda tetapi juga manfaat kesehatan (untuk wedang uwuh) atau keunikan penyajian (untuk kopi joss), menjadikannya oleh-oleh yang berkesan.

Kaos Jogja dan Aksesoris Etnik

Jika Anda mencari oleh-oleh yang lebih kasual, kaos Jogja dengan desain unik dan tulisan khas adalah pilihan populer. Selain itu, berbagai aksesoris etnik seperti gelang, kalung, atau gantungan kunci dengan sentuhan budaya Jawa juga bisa menjadi pilihan menarik. Barang-barang ini tidak hanya berfungsi sebagai kenang-kenangan tetapi juga bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kaos dan aksesoris ini mudah ditemukan di sepanjang Malioboro dan pasar-pasar tradisional, dengan harga yang bervariasi. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk menunjukkan kecintaan Anda pada Jogja.

Untuk info lebih lanjut mengenai wisata Jogja atau promosi wisata daerah Anda di website, hubungi Whatsapp : 083867891727, atau kunjungi website kami di https://infowisatajogja.com/. Jika Anda tertarik untuk merasakan petualangan seru, pemesanan Paket Jeep Merapi dan Gunung Kidul, serta Paket Pacrafting Tour Kali Papah juga bisa hubungi Whatsapp : 083867891727.

Kesimpulan

Jogja memang tak pernah kehabisan pesona, termasuk dalam hal oleh-oleh. Dari kuliner manis dan gurih seperti Bakpia Pathok, Gudeg Kalengan, Yangko, dan Geplak, hingga cita rasa modern Cokelat Monggo, setiap pilihan menawarkan keunikan dan cerita tersendiri. Tak hanya makanan, kerajinan tangan seperti batik, miniatur andong, dan gerabah Kasongan juga menjadi bukti kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Jogja.

Memilih oleh-oleh khas Jogja bukan hanya sekadar belanja, melainkan bagian dari perjalanan yang tak terlupakan. Setiap barang yang Anda bawa pulang adalah representasi dari kenangan indah, kehangatan, dan keistimewaan Jogja. Pastikan Anda memilih dengan cermat, mempertimbangkan selera penerima, dan tentu saja, nikmati setiap momen berburu oleh-oleh Anda.

Semoga panduan ini membantu Anda menemukan oleh-oleh yang sempurna dan membawa pulang sepotong kebahagiaan dari Kota Gudeg. Selamat berburu oleh-oleh dan sampai jumpa di Jogja!

FAQ

Oleh-oleh khas Jogja yang paling populer dan ikonik adalah Bakpia Pathok. Selain itu, Gudeg Kalengan, Yangko, dan Geplak juga sangat diminati karena cita rasa tradisionalnya yang kuat dan kemudahannya untuk dibawa.

Anda bisa membeli oleh-oleh khas Jogja di berbagai tempat. Untuk kuliner, sentra bakpia di Pathok, toko oleh-oleh besar di Malioboro, atau pasar tradisional seperti Pasar Beringharjo adalah pilihan bagus. Untuk kerajinan, Malioboro, Kampung Batik Giriloyo, dan Desa Kasongan adalah destinasi utama.

Tentu saja! Gudeg Kalengan adalah pilihan terbaik untuk oleh-oleh yang tahan lama karena bisa bertahan berbulan-bulan. Cokelat Monggo juga memiliki masa simpan yang panjang. Untuk kerajinan, batik, miniatur, dan gerabah tentu sangat awet.

Untuk memastikan keaslian dan kualitas, belilah dari toko atau produsen yang memiliki reputasi baik dan sudah terkenal. Periksa kemasan, tanggal produksi/kedaluwarsa, dan jangan ragu bertanya kepada penjual tentang asal-usul produk. Untuk batik, pelajari perbedaan antara batik tulis, cap, dan print.

Selain makanan, kerajinan batik (kain, baju, aksesoris), miniatur andong dan becak, serta gerabah dari Kasongan adalah pilihan oleh-oleh non-makanan yang sangat direkomendasikan. Ada juga kaos Jogja dan berbagai aksesoris etnik lainnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *